berikut contoh tugas statistika saya yg pertama ^---^
Diketahui Tinggi Badan :
165 154 165 169 170 161 164 172
155 178 165 170 168 168 169 171
175 155 155 172 165 162 157 165
170 163 158 170 160 170 168 170
159 160 160 160 165
Tabel :
Interval | Modus (fi) | Frekuensi Kumulatif | Frekuensi Relatif | xi | fi.(xi)2 | xi. fi |
154 – 158 | 6 | 6 | 6/37 x 100 % = 16, 2162 % | 156 | 146016 | 936 |
159 – 163 | 8 | 14 | 8/37 x 100 % = 21, 6216 % | 161 | 207368 | 1288 |
164 – 168 | 10 | 24 | 10/37 x 100 % = 27, 0270 % | 166 | 275560 | 1660 |
169 – 173 | 11 | 35 | 11/37 x 100 % = 29, 7297 % | 171 | 321651 | 1881 |
174 - 178 | 2 | 37 | 2/37 x 100 % = 5, 4054 % | 176 | 61952 | 352 |
| 37 |
| 100 % | 37 | 1012547 | 61172 =37417689 |
Pengumpulan dari data acak yang telah didapat, agar lebih mudah dipahami maka terlebih dahulu diolah menjadi bentuk table dalam interval kelas. Interval kelas ialah selisih nilai terendah dan tertinggi pada tiap-tiap kelas. Keseluruhan data didapat jumlah data (n) sebanyak 37 orang.. Diketahui tinggi badan terkecil dari data tersebut ialah 154 dan 178 untuk nilai yang terbesar. Hal ini dapat membantu dalam mengklasifikasikan interval yang akan dibuat. Selanjutnya, dapat digunakan rumus
Untuk melakukan perhitungan langsung dapat digunakan (mean) rerata :
Jumlah data keseluruhan / n = 6117 / 37 = 165, 3243
Kemudian untuk menyatakan gejala sentral yang paling sering terjadi digunakan ukuran modus. Jika sample menghasilkan nilai :
165 154 165 169 170 161 164 172
155 178 165 170 168 168 169 171
175 155 155 172 165 162 157 165
170 163 158 170 160 170 168 170
159 160 160 160 165
Setelah disusun menurut besarnya maka :
154 155 155 155 157 158 159 160
160 160 160 161 162 163 164 165
165 165 165 165 165 168 168 168
169 169 170 170 170 170 170 170
171 172 172 175 178
Jumlah data yang didapat dalam satu kelas disebut dengan frekuensi kelas.
Untuk Frekuensi Kumulatif (FK) dapat digunakan nilai Modus pada interval kelas ke- 1 ditambah dengan nilai interval kelas ke- 2. Misalnya pada interval kelas ke- 2 159 – 168, nilai FK ialah 6 + 8 = 14 …., ini berlaku untuk nilai seterusnya. Hasil akhirnya harus sama dengan jumlah nilai Modus. Sedangkan untuk nilai Frekuensi Relatif (FR) digunakan (nilai Modus : jumlah nilai Modus) / 100 %, misalnya saja pada nilai FR yang pertama (6?37 x 100 %) ialah 16, 2162 %. Hasil akhir dari FR ialah jumlah penambahan pada setiap interval kelas yang ada sehingga diperoleh nilai 100 %.
K = 1 + 3, 3 log (n2/100) = 1 + 3, 3 log (372/100) = 4\, 75 = 5
Berdasarkan pada rumus Sturges lazimnya data dikelompokkan ke dalam interval kelas yang sama sehingga jumlah kelas ditentukan denganrumus Sturges.
Sedangkan untuk grafiknya dapat dilakukan dengan bentuk yang bermacam-macam misalnya saja histogram, ogive, polygon, dan kurva. Histogram (diagram batang) digunakan untuk data yang semula berbentuk table,